Sebagai bangsa
yang beradap tentu akan tercipata perdaban yang baik, suatu negera pasti ada
warga Negara atau orang-orang yang menghuni wilayah sekaligus ada pemimpinnya. Indonesia
termasuk salah satu Negara yang disegani pada awal proklamasi, Salah satu
negera terkuat didunia kerena sejarah telah membuktikan 360 tahun Indonesia terjajah
oleh jepang dan belanda namun nilai-nilai kesenian, kesopanan, gotong royong
masih menjadi tradisi di masyarakat. indosenia dikenal pula dengan sebutan
negeri sejuta pesoan, tentu kata-kata ini tidak berlebihan untuk negeri ini.
disebabkan kesuburan tanah yang dimiliki oleh negari Indonesia, kalau kata
orang kolon (barat) tongkat ditanam menjadi bisa hidup dan menghasilkan
makanan. Lautan yang penuh dengan mutiara, ada gunung emas, ada gunung besi
dan masih banyak keindahan negeri sejuta posana ini.
Sumpah
Pemuda
adalah bukti otentik bahwa tanggal 28 Oktober 1928 bangsa Indonesia dilahirkan.
Sumpah yang dilakukan oleh pemuda pada saat itu atas keprihatinannya terhadap
rakyat yang dijajah oleh kolonialis, tentu mereka bukan orang biasa-biasa saja.
Mereka orang yang luar biasa kerena memikirkan nasib dari saudaranya setanah air. Inilah
generasi yang pernah tumbah di indonesia. Indonesia mempunyai harapan besara
agar pemudanya minimal bisa meniru semgat para muda pada kala itu. Tatapi kenyataan
di hadapan mata kita sekarang pemuda yang tumbuh justru bukan pemuda-pemuda
harapan bangsa, melaikan pemuda-pemuda yang mengancam keberlanjutan bangsa ini.
yang mulcul bukan pemuda-pemuda yang incer otaknya tetapi pemuda pemuda yang berotak
birahi, sehingga tidak berlebihan seorang pengamat di indonesia mengatakan
kalau bangsa Indonesia sebernarnya sudah mati. Sebagian para muda-mudi sudah
kehilangan identitas dan tujuan hidup. Bukan sesuatu yang mustahil lima puluh
atau tujuh puluh tahun yang akan datang, Indonesa akan kehilangan penerus dan
pemimpin Negari ini. sebab pemudanya sudah tidak tahu lagi apa yang harus
dilakukan terhadap bangsa ini kedepannya.
Sudah banyak
contoh Negara yang hancur dan hilang dari muka bumi gara-gara pemudanya lalai
dari amanah untuk meneruskan perjuangan bangsa dan agamanya. Dizaman modern ada
Unisovyet, chekoslovakia dan yugoslavia, semenatara di abat pertengan dulu ada
Adalusia dan Abasiyah yang melahirakan peneliti-peneliti ulang, kalau sekarang
disebut dengan ilmuan. Semua Negara ini menjadi contoh Negara yang pernah
tertulis di peta dunia tetapi sekarang tinggal sejahnya saja. Indonesia tidak
menutup kemungkin akan tiada dari peta dunia.
Moralitas bangsa
yang dulunya sudah hancur sekarang sedikit demi sedikit telah dilakukan oleh
bangsa kita. Yang paling teragis para pelajar telah menjadi subjek dari semua
ini. dari anak sd sampai anak SMA bahkan yang lebih dewasa yaitu mahasiswa. Subhanallah.
Prilaku generasi bangsa ini sudah kebalasan plus kronis lagi khusunya dalam
masalah pergaluan (sex bebas) maaf yang lain seperti narkoba, tidak sopan
santun, lemah intelektual, lemah iman, tidak punyak cita-cita, berani kepada
orang tua, bukan tidak bahanya tetapi masih lebih bahanya pergaulan bebas ini.
nah inilah biang dari negara-negara yang akan hancur kedepannya. Maka waspadalah
para sahabat profnur. Melakukan sex bebas tentu ada kata pengantar, latar
belakang sekaligus tujuan, maaf kayak nulis skripsi aja. Nah ini baru pengantar
tulisan saya silahakan ikuti sesi selanjutnya pasti lebih seru. baca Epesode ke 2




0 comments:
Posting Komentar